hukum meminjam uang di aplikasi pinjol

Hukum Meminjam Uang Di Aplikasi Pinjol (Pinjaman Online) Menurut Islam – Apa hukumnya jika kita meminjam uang di aplikasi pinjol atau pinjaman online menurut agama islam..?

Setiap manusia pasti pernah mengalami masa-masa sulita tanpa terkecuali, terutama dalam masalah pangan atau ekonomi, yang di mana dia tidak mempunyai uang untuk membeli makanan sehari-hari, sehingga terkadang terpaksa meminjam uang kepada tetangga ataupun kerabatnya.

Meminjamkan uang atau memberi pinjamanan kepada sanak saudara jelas mendapatkan pahala di sisi Allah SWT, karena dia telah meringankan beban orang lain. Dan Islam memerintahkan untuk saling tolong-menolong dalam segala kebaikan.

Hukum Meminjam Uang Di Aplikasi Pinjol (Pinjaman Online) Menurut Islam

5 daftar bansos hukum meminjam di aplikasi pinjol pinjaman onlineAllah SWT berfirman :

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ، وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ، وَاتَّقُوا اللَّهَ، إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (QS. Al-Maidah : 2).

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Barangsiapa yang membantu seorang muslim dalam kesusahan di dunia, maka Allah akan membantu kesusahannya pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan beban seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan akhirat. (HR. Muslim, hadist no. 2699).

Untuk itu, jika seorang muslim dalam kesusahan dan ingin meminjam uang, maka pinjamkanlah jika memang menyimpan uang lebih.

Karena ketika seorang muslim membantu dan meringankan beban saudaranya, maka Allah akan membantu meringankan bebannya juga di akhirat.

Lalu bagaimana jika kita tidak mendapat pinjaman, kemudian meminjam uang di Aplikasi pinjol (Pinjaman Online) Perlu diketahui, bahwa meminjam uang di aplikasi pinjaman online termasuk riba, karena ada tambahan pada harta pokok.

Syekh Az-Zuhaily rohimahullah membawakan sebuah qoidah di dalam kitabnya Tafsir Al-Munir Fil ‘Aqidah was Syari’ah wal Manhaj :

كل قرض جر نفعا فهو ربا

Setiap hutang piutang yang ditarik manfaat di dalamnya (memberikan keuntungan), maka itu termasuk riba. (Tafsir Al-Munir Fil ‘Aqidah was Syari’ah wal Manhaj, jilid 4 halaman 84).

Contoh :

Si A meminjam uang sebesar 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu) rupiah, kemudian dia cicil selama 1 tahun. Nah, jika dikembalikan dengan harga normal, maka dia mencicil RP. 125.000 per bulannya.

Namun, karena meminjam ke aplikasi pinjaman online, maka dia harus mengembalikan 1.700.00 (satu juta tujuh ratus ribu) dengan cicilan RP. 141.000 lebih.

Nah tambahan sebanyak Rp. 200.000 (dua ratus ribu) inilah yang disebut riba dan haram bagi seorang muslim jika melakukan perbuatan riba seperti transaksi ini, karena Islam melarang ummat Islam memakan harta riba.

Allah SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً، وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda] dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. Ali Imran : 130).

Dari Jabir rodhiyallahu ‘anhu berkata :

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: آكِلَ الرِّبَا، وَمُوكِلَهُ، وَكَاتِبَهُ، وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ: هُمْ سَوَاءٌ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat orang yang makan riba, pemberi makan riba, pencatatnya, dan dua saksinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata : mereka semua sama. (HR. Muslim, Subulus Salam, hadist no. 781).

Oleh karnanya, setiap transaksi yang di dalamnya ada tambahan dan memberikan keuntungan, maka termasuk riba, termasuk meminjam uang di aplikasi pinjaman online.

Kesimpulan :

1. Meminjam uang di aplikasi pinjaman online termasuk riba, sehingga seorang muslim haram hukumnya meminjam uang di tempat yang melakukan perbuatan riba.

2. Bukan hanya di aplikasi pinjaman online, di manapun, baik meminjam uang kepada rentenir ataupun kepada teman sendiri, jika ada tambahan pada harta pokok, dengan menambah jumlah uang dari uang yang dipinjam, maka juga termasuk riba dan haram melakukan transaksi riba seperti ini, walau kepada siapapun dan dalam bentuk apapun.

3. Apabila seorang muslim ingin meminjam uang, maka pinjamlah kepada keluarga atau kepada teman, dengan syarat mencari pinjaman yang terbebas dari riba. Dengan begitu, terhindar dari perbuatan yang dibenci oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga bermanfaat.

“Hukum Meminjam Uang Di Aplikasi Pinjol (Pinjaman Online) Menurut Islam”

Sumber : www.konsultasimuslim.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here