jQuery 4.0 Resmi Rilis: Apa yang Baru dan Perlu Kamu Ketahui di Era JavaScript Modern
Setelah bertahun-tahun menjadi “tulang punggung” pengembangan web, jQuery akhirnya merilis versi besar terbarunya: jQuery 4.0.
Rilis ini cukup mengejutkan banyak developer, bukan karena fitur yang heboh, tapi justru karena arah barunya yang semakin tegas: meninggalkan masa lalu dan fokus ke web modern.
Buat sebagian orang, jQuery mungkin dianggap “tua”. Tapi faktanya, hingga sekarang jQuery masih digunakan di jutaan website, mulai dari sistem pemerintahan, dashboard internal, CMS, hingga aplikasi web lama yang masih aktif dipakai setiap hari.
Kita akan membahas jquery 4 berdasarkan info dari sumber resmi blog.jquery.com
Sekilas Tentang jQuery dan Mengapa Versi 4.0 Penting
jQuery pertama kali muncul saat JavaScript masih “ribet”. Dulu, beda browser berarti beda cara menulis kode. jQuery hadir sebagai penyelamat: satu sintaks, jalan di mana-mana.
Namun sekarang kondisinya berubah. Browser modern sudah jauh lebih canggih. Banyak fitur jQuery sudah tersedia secara native di JavaScript (ES6 ke atas). Karena itulah, jQuery 4.0 hadir bukan untuk menambah banyak fitur baru, tapi untuk merapikan, memodernisasi, dan memangkas beban lama.
Versi ini bisa dibilang sebagai:
“jQuery yang sudah berdamai dengan JavaScript modern”
Fokus Utama jQuery 4.0: Lebih Bersih, Lebih Ringan, Lebih Modern
1. Tidak Lagi Mendukung Browser Lawas
Salah satu perubahan paling besar di jQuery 4 adalah penghentian dukungan browser lama.
Beberapa browser yang tidak lagi didukung antara lain:
- Internet Explorer (semua versi lama)
- Edge Legacy
- Android Browser versi lama
- Firefox dan Safari versi usang
Keputusan ini cukup masuk akal. Saat ini hampir semua pengguna sudah memakai browser modern. Dengan menghapus dukungan lama, tim jQuery bisa:
- Mengurangi kode workaround
- Membuat performa lebih optimal
- Menyederhanakan maintenance
Bagi developer, ini artinya jQuery 4.0 lebih cepat dan lebih kecil.
2. Banyak API Lama Akhirnya Dihapus
Kalau kamu sudah lama pakai jQuery, mungkin familiar dengan fungsi-fungsi seperti:
$.isArray()$.isFunction()$.trim()$.parseJSON()$.now()
Di jQuery 4.0, fungsi-fungsi ini resmi dihapus.
Alasannya sederhana:
semua fungsi tersebut sudah tersedia di JavaScript native.
// Dulu
$.isArray(data);// Sekarang
Array.isArray(data);
Perubahan ini memang bisa bikin beberapa project lama error saat upgrade, tapi dari sisi jangka panjang, kode jadi:
- Lebih standar
- Lebih mudah dipahami developer baru
- Tidak tergantung jQuery untuk hal dasar
3. Dukungan ES Modules (Import Modern)
Ini salah satu kabar baik bagi developer modern.
Sekarang jQuery bisa digunakan sebagai ES Module, misalnya:
import $ from "jquery";
Artinya:
- jQuery lebih ramah dengan bundler modern (Vite, Webpack, Rollup)
- Lebih cocok untuk project modular
- Tidak harus selalu lewat
<script>global
Bagi yang menggabungkan jQuery dengan framework atau tooling modern, ini jelas peningkatan besar.
4. Event Focus Mengikuti Standar Web
Di versi lama, jQuery punya perilaku sendiri terkait event seperti:
focusblurfocusinfocusout
Di jQuery 4.0, perilaku event ini sekarang mengikuti standar W3C, bukan versi custom jQuery lama.
Dampaknya?
- Perilaku event jadi lebih konsisten dengan JavaScript native
- Lebih mudah diprediksi saat dikombinasikan dengan library lain
Namun, untuk aplikasi lama yang sangat bergantung pada perilaku event lama, ini perlu dites ulang.
5. Keamanan Lebih Baik dengan Trusted Types
Keamanan menjadi salah satu fokus jQuery 4.0.
Versi ini sudah mendukung Trusted Types, sebuah mekanisme keamanan modern yang membantu mencegah serangan XSS (Cross-Site Scripting), terutama saat:
- Menggunakan
.html() - Menyisipkan string HTML secara dinamis
Bagi website skala besar atau aplikasi pemerintahan, fitur ini cukup penting karena semakin banyak kebijakan Content Security Policy (CSP) yang ketat diterapkan.
6. Build “Slim” Jadi Lebih Ramping
Kalau kamu biasa pakai jQuery Slim, ada perubahan penting.
Di jQuery 4.0 Slim:
DeferredCallbacks
resmi dihapus.
Hasilnya:
- Ukuran file lebih kecil
- Cocok untuk penggunaan ringan
- Lebih fokus ke DOM manipulation dan event saja
Kalau project kamu masih bergantung ke $.Deferred(), sebaiknya gunakan build full atau mulai migrasi ke Promise native.
7. Ukuran File Lebih Kecil dan Performa Lebih Baik
Karena banyak kode legacy dibuang, ukuran jQuery 4.0 menjadi:
- Lebih kecil dibanding 3.x
- Lebih cepat di-load
- Lebih efisien di browser modern
Ini mungkin tidak terlalu terasa di koneksi cepat, tapi tetap berdampak positif untuk website dengan traffic besar.
Apakah jQuery 4.0 Cocok untuk Semua Project?
Jawabannya: tergantung.
Cocok jika:
- Website kamu hanya menargetkan browser modern
- Ingin kode lebih bersih dan future-proof
- Tidak bergantung ke API jQuery lama yang sudah deprecated
Perlu pertimbangan jika:
- Aplikasi lama yang belum pernah disentuh bertahun-tahun
- Banyak plugin jQuery lama
- Masih mendukung user dengan browser sangat tua
Untuk kasus terakhir, disarankan:
- Tetap di jQuery 3.x untuk sementara
- Gunakan jQuery Migrate jika ingin transisi bertahap
Apakah jQuery Masih Relevan di 2026?
Pertanyaan ini sering muncul.
Jawaban jujurnya: ya, tapi dengan konteks yang berbeda.
jQuery mungkin bukan pilihan utama untuk:
- SPA besar
- Aplikasi modern berbasis React, Vue, atau Svelte
Namun jQuery masih sangat relevan untuk:
- Sistem internal
- Dashboard admin
- Website pemerintahan, perusahaan, umkm yang tidak butuh banyak animasi modern
- CMS dan website legacy
- Aplikasi yang butuh cepat jadi dan stabil
Dengan jQuery 4, library ini menunjukkan bahwa ia tidak mati, tapi beradaptasi.
Kesimpulan
Rilis jQuery 4 bukan tentang menambah fitur bombastis, tapi tentang merapikan fondasi.
Beberapa poin penting yang bisa disimpulkan:
- Fokus ke browser modern
- Menghapus API lama yang sudah tidak relevan
- Lebih ringan dan aman
- Lebih cocok dikombinasikan dengan tooling JavaScript masa kini
Bagi developer yang masih menggunakan jQuery, versi 4.0 adalah sinyal bahwa jQuery masih layak dipakai, asalkan digunakan dengan cara yang tepat.
Jika kamu masih mengelola website berbasis jQuery, sekarang adalah waktu yang tepat untuk:
- Mengevaluasi kode lama
- Membersihkan fungsi deprecated
- Bersiap ke ekosistem JavaScript modern
Dan tentu saja, ikuti terus update teknologi hanya di mubatekno.com
Karena teknologi bukan soal ikut tren, tapi soal memilih yang paling masuk akal untuk kebutuhan kita.
