Kenapa Harga RAM Naik Drastis: Penyebab dan Prediksinya di Tahun 2026?

Kenapa Harga RAM Naik Drastis: Penyebab dan Prediksinya di Tahun 2026?

Kenapa Harga RAM Naik Drastis: Penyebab dan Prediksinya di Tahun 2026?

Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa harga RAM naik drastis belakangan ini? Bagi kamu yang hobi merakit PC, bekerja sebagai teknisi, atau hanya sekadar ingin meng-upgrade laptop, naik-turunnya harga komponen komputer pasti sering bikin geleng kepala.

Salah satu komponen yang paling sering digunakan adalah RAM (Random Access Memory).

Baru-baru ini, harga RAM semakin tidak ramah di kantong. Banyak yang bertanya-tanya, kenapa hal ini bisa terjadi? Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli, atau lebih baik menunggu sampai tahun 2026?

Pada artikel kali ini Muba Teknologi akan memberikan pandangan terkait fenomena melonjaknya harga ram yang naik drastis.

Kenapa Harga RAM Bisa Naik Drastis?

Harga RAM tidak naik begitu saja. Ada sejumlah faktor di balik layar yang saling mempengaruhi, dan sebagian besar terjadi karena pasar global.

Lihat juga : Kelas Pemrograman Gratis Untuk Pemula

1. Transformasi Era AI

Saat ini dunia sedang masuk ke era Artificial Intelligence. Server AI membutuhkan memori super cepat seperti HBM (High Bandwidth Memory) dalam jumlah besar.

Perusahaan teknologi raksasa rela membayar mahal demi performa maksimal.

Akibatnya, produsen besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron lebih fokus melayani pasar server AI yang jauh lebih menguntungkan.

Dampaknya terasa langsung: stok RAM untuk PC rumahan jadi lebih terbatas.

2. Peralihan Generasi RAM DDR4 ke DDR5

Kita juga sedang berada di masa transisi teknologi. DDR4 perlahan mulai dikurangi produksinya, sementara DDR5 belum sepenuhnya efisien dari sisi biaya produksi.

Di situasi seperti ini, pasar sering mengalami ketidakseimbangan dengan permintaan tinggi, tapi produksi belum optimal. Hasil akhirnya hampir selalu sama harga naik.

3. Rantai Stok yang Belum Sepenuhnya Stabil

RAM bukan sekadar kepingan kecil, tapi hasil dari proses industri yang kompleks. Mulai dari silikon, bahan kimia, hingga logistik lintas negara.

Gangguan kecil saja entah karena masalah pengiriman atau kondisi geopolitik bisa berdampak besar pada harga di tingkat konsumen.

4. Produksi Sengaja Dikurangi

Ini jarang disadari. Untuk menghindari kerugian akibat stok berlebih, produsen memori kadang sengaja menahan produksi.

Dengan suplai yang terbatas dan permintaan yang tetap tinggi, harga pun terdorong naik secara alami.

Faktor Lokal yang Sering Terlupakan

Selain faktor global, ada juga hal-hal yang lebih dekat dengan kita:

1. Nilai tukar Rupiah
Karena RAM adalah barang impor, melemahnya Rupiah terhadap Dollar AS otomatis membuat harga di Indonesia ikut terdongkrak.

2. Standar kapasitas makin besar
Dulu, 8GB sudah terasa lega. Sekarang, Windows 11 dan banyak aplikasi modern lebih nyaman di 16GB. Permintaan RAM berkapasitas besar yang meningkat secara masif jelas memengaruhi harga pasar.

Bagaimana Prediksi Harga RAM di Tahun 2026?

Melihat tren global, prediksi harga RAM 2026 bisa dibilang sebagai fase penting bagi industri memori apakah akan stabil atau turun ke harga normal kembali.

Berikut ini Kemungkinan penyebab Kenapa Harga RAM Bisa Tetap Mahal di 2026?

1. Era PC Berbasis AI

Laptop dan PC generasi baru diprediksi akan dibekali fitur AI bawaan. Ini berarti kebutuhan RAM minimum bisa melonjak bukan tidak mungkin 32GB jadi standar baru yang umum digunakan.

2. DDR5 Matang, DDR6 Mulai Disiapkan

Di saat DDR5 benar-benar mendominasi pasar, riset untuk DDR6 kemungkinan sudah berjalan. Biasanya, biaya riset teknologi baru ikut memengaruhi harga produk yang masih beredar.

3. Game Makin Rakus Memori

Game modern dari tahun ke tahun selalu menuntut spesifikasi lebih tinggi. Gamer yang ingin tetap relevan mau tak mau harus upgrade, dan ini kembali memperketat persaingan stok RAM.

Baca juga :7 Pekerjaan Yang Paling Dibutuhkan Tahun 2026

Tips Menghadapi Harga RAM yang Terus Naik

Kalau Anda berencana upgrade, beberapa tips berikut bisa dipertimbangkan:

1. Beli saat harga terlihat stabil

Jika harga cenderung datar selama satu hingga dua minggu, itu sering jadi momen terbaik untuk membeli. Menunggu harga turun drastis di era AI saat ini cukup berisiko.

2. Pastikan kompatibilitas

Jangan sampai salah beli. Cek dulu apakah motherboard Anda mendukung DDR4 atau DDR5.

3. Pilih merek terpercaya

RAM dengan garansi panjang atau seumur hidup dari merek seperti Corsair, Kingston, atau TeamGroup memang sedikit lebih mahal, tapi lebih aman untuk jangka panjang.

Naiknya harga RAM bukanlah kejadian acak mendadak. Ini adalah hasil dari kombinasi ledakan kebutuhan AI, transisi teknologi, dan kondisi ekonomi global.

Memasuki prediksi di tahun 2026, Apakah Harga RAM Naik? tantangannya kemungkinan belum akan mereda, justru bisa semakin terasa.

Kuncinya sederhana: kenali kebutuhan kamu. Jika upgrade memang dibutuhkan sekarang, jangan terlalu lama menunda. Tapi jika masih bisa menunggu, pantau harga dan pasar dengan cermat.

Untuk update dan insight teknologi lainnya, tetap ikuti artikel terbaru dari Muba Teknologi.

"Artikel ini disusun berdasarkan analisis tren industri semikonduktor global, laporan produsen memori, serta perkembangan teknologi PC dan AI"


Ilham Lutfi
Ilham Lutfi

Saya Ilham Lutfi, Kreator dan Mentor pelatihan di Muba Teknologi. Melalui blog ini, saya berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang IT, khususnya pemrograman web serta pengelolaan dan pengembangan sistem teknologi informasi.


Artikel Lainnya

Butuh teman belajar coding.? Gabung grup Muba Teknologi, sekarang!!

  Gabung grup